Welcome to Araya City Walk

Diawal bulan Ramadhan ini, perubahan nuansa terjadi di kawasan Parkir Utara Plaza Araya. Dengan gerbang masuk terbuat dari bambu yang berkesan sederhana dan dengan sambutan lebih dari 40 tenda serta panggung pertunjukan tepat ditengah area, maka wajah area parkir itupun berubah.

Selamat Datang di Araya City Walk. Dengan mengusung slogan “the way we walk”, Araya City Walk memberikan tawaran kenikmatan dan kepuasan bagi masyarakat kota Malang yang ingin menghabiskan sore dan malam hari yang indah di area khusus pejalan kaki yang menyenangkan.

Tawaran suasana sporty di sore hari, terbangun dengan berbagai atraksi dinamis streetball di area lapangan basket 3 on 3 yang telah dipersiapkan. Para pemain streetball yang juga menjadi finalis kompetisi streetball tingkat nasional beberapa waktu yang lalu tersebut, mampu memberikan hiburan yang menarik.

Selengkapnya

Koleksi Busana Ramadhan

Penuh Percaya diri, peserta kelas c yang rata-rata usianya masih 6 - 7 tahun melenggang diatas catwalk. pakaian yang dikenakan warna-warni dengan beragam aksesoris yang menyolok. Sedikitnya 20 peserta di setiap kelas,mulai kelas A, B dan C mereka mengikuti kontes busana muslim yang dihelat di main park Plaza Araya. Acara ini juga menjadi alternatif ngabuburit, dimulai pukul 4, break maghrib dan dilanjutkan hingga berakhirnya operasional Plaza.

Memanfaatkan area Main Park dan didukung dengan cuaca yang cerah, arena catwalk menjadi eksotis selama acara berlangsung. Background Sunset dan featured corner di malam hari menjadi menarik. Pengunjung nampak terhibur, terbukti dengan tidak beranjak selama acara, saat break buka puasa, berbondong-bondong mereka menuju Araya City Walk yang tengah menggelar Kampung Ramadhan.
Selain melombakan 3 kategori, ditampilkan pula model-model dari Colors Modelling yang memperagakan busana koleksi dari butik-butik busana muslimah di Malang.
Seringnya acara fashion seperti ini tentunya akan mengasah bakat dari anak-anak yang potensial di bidang modelling, ujar Agung Sudhir dari Color Model. Siapa tahu mereka bisa diorbitkan untuk menjadi model nasional, tidak hanya berkutat di Malang saja, pungkasnya.
Even modelling memang kerap diadakan di Plaza Araya, secara periodik, sesuai dengan momentumnya, gelaran fashion memang telah menjadi trade mark dari Plaza Araya.

Syahur Bersama Ibu Shinta Wahid

Sekitar 700 anak-anak yatim piatu dari 16 Panti Asuhan yang tersebar di Kota Malang berkumpul di Araya Exhibition Hall. Tanggal 13 Oktober dinihari mereka diundang oleh Radar malang dengan program SMS nya (Sentuhan kasih Menjelang Sahur). Yang istimewa pada sahur bersama ini adalah hadirnya Ibu Shinta Nuriyah Wahid, istri mantan Presiden Indonesia.

Setiap bulan Ramadhan memang Ibu Shinta selalu menyempatkan diri untuk sahur atau buka bersama kaum dhuafa. Bila sebelumnya dengan mendatangi tiap panti, maka kali ini sekali kunjungan dapat langsung bertemu dengan anak-anak yatim dari 16 panti asuhan, jelas Naning Yusuf, Pimred Radar Malang.

Acara Sahur bersama ini merupakan puncak program SMS,. dalam pesan-pesannya Ibu Shinta lebih banyak mengingatkan makna puasa kepada anak-anak dan untuk selalu bersikap optimis dan berpikir maju untuk berkreasi. Dengan bersikap positif anak-anak bisa menghadapi masa depan dengan lebih tegar dan terjauh dari rasa minder. Acara ini terselenggara berkat dukungan banyak pihak, travel agent, LSM, pengusaha dan FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama).

Pengamanan Swakarsa Lebaran

Lebaran memang hari yang dinanti, suka cita menyambutnya dan melewatinya akan sangat terasa bila dihabiskan bersama keluarga. Pada waktu-waktu itupun saling kunjung mengunjungi dan silaturahmi menjadi tradisi. Tidak hanya dilingkungan perumahan kita namun juga hingga keluar kota. Bahkan tak sedikit pula yang memanfaatkan masa libur ini dengan mudik ke kampung halaman.

Selengkapnya

Oblong Oleh-oleh Khas Malang

Berawal dari kegelisahan dan kegemesan Tim KOMES mengenai kota Malang tercinta. Kota Malang sudah sangat terkenal sebagai tempat tujuan wisata, tetapi belum ada suatu suvenir kaos yang benar-benar bisa mewakili Malang. Suatu produk kaos yang benar-benar khas dan bisa memberikan kenangan tersendiri bagi pembelinya. Memang banyak kaos yang bertema Malang tetapi hampir kesemuanya berbau Arema dan sepakbola. Padahal Malang bukan cuma Kota Bola dan Arema, Malang adalah kota yang sangat unik. Memiliki lika-liku sejarah yang panjang, budaya yang khas dan segudang tempat wisata dan bersejarah yang memikat hati. Akhirnya dengan modal dan keyakinan tersebut tanggal 4 April 2005 dibukalah gerai perdana KOMES di Plaza Araya lantai 2. Dipilih tanggal tersebut karena berdekatan dengan HUT Kota Malang ke-91 yang jatuh pada 1 April 2005.

Pilihan kata Komes sendiri memiliki arti yang khusus dan dalam. KOMES merupakan gabungan dari kata Kota Malang Enak dan Sejuk. Maksudnya kaos yang benar-benar asli Malang dan ingin memperkenalkan Malang sebagai kota yang indah, enak, sejuk dan nyaman. Dari sisi yang lain, ketika mendengar kata KOMES, maka kesan pertama yang dibayangkan adalah perempuan dengan bodi yang singset dan berpinggul seksi. Tidak salah bila banyak orang mengartikan demikian. Karena KOMES sendiri berasal dari kata SEMOK yang dibalik. Tetapi dibalik itu ada suatu filosofi yang dalam bahwa perempuan dengan bodi komes pasti dan selalu menjadi pusat perhatian. Nah goal inilah yang ingin dicapai. Menjadi hal yang unik, menarik, mudah diingat dan pusat perhatian. Mereka yang memakai kaos KOMES akan membuat orang lain melirik, tertarik, tersenyum, kepincut dan akhirnya memiliki dorongan untuk memiliki juga. Di sisi lain orang yang memakai kaos KOMES pun akan makin cakep dan pede meskipun bodinya nggak komes.

Tentu saja, ini bukan pekerjaan mudah untuk “mengabarkan” segala sesuatu tentang Kota Malang dalam bentuk kaos. Tim Komes masih terus belajar dan mencari bagaimana memberikan yang terbaik. Ide-ide segar dan kreatif masih akan terus diburu Tim Komes, termasuk dari Anda! Jadi, kalau ada ide, Kabari Ayas Ker!

Belum lama ini Komes menelorkan 3 desain baru. Mengangkat fenomena parade dug-dug atau penjual Nasi Goreng di Malang yang biasa berangkat setelah maghrib hingga menjelang subuh. Desain lainnya menggambarkan dinginnya kota Malang, terutama bulan Juli September. Desain terbaru yang terakhir menggambarkan pasar burung splendid dengan aneka koleksi burungnya.